Tradisi Apitan sebagai Budaya Keagamaan Warga Nahdlatul Ulama di Desa Gebangan Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan
DOI:
https://doi.org/10.35672/jnus.v3i2.128-141Abstract
Apitan is an annual communal rite widely recognized as sedekah bumi, a thanksgiving ceremony for agricultural abundance and a collective supplication for safety. This study examines (1) the ritual sequence of Apitan in Gebangan Village, Tegowanu District, Grobogan Regency; (2) the symbolic meanings embedded in ritual objects and performances; and (3) the social–religious and character-education values reproduced through Apitan as a lived religious culture among Nahdlatul Ulama (NU) villagers. Employing a qualitative design, data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. The findings show that Apitan is institutionalized through village deliberation (rembug desa) and enacted through opening remarks, greetings, collective prayers (including shalawat, prayers for ancestors, and al-Fatihah), communal dining (bancakan/kenduri), gamelan (klenengan), and an all-night wayang kulit performance with agrarian narratives such as Sri Mulih. Symbolic interaction operates as villagers attribute shared meanings to gunungan, tumpeng, and agrarian tools, consolidating a collective understanding of gratitude, blessing, and social harmony. The tradition strengthens social values responsibility, cooperation, and concord while articulating character-education values such as religiosity, honesty, discipline, patriotism, tolerance, peacefulness, environmental care, social care, and accountability. Supporting factors include strong communal legitimacy and village governance, while the principal constraint is the cost of organizing large-scale events.
References
Aisah, Susianti. 2015. Nilai-Nilai Sosial yang Terkandung dalam Cerita Rakyat pada Masyarakat Tomia. Jurnal Humanika Vol. 3, No 15.
Arinda, Yani, Ichmi. 2014. Sedekah Bumi (Nyadran) Sebagai Konvensi Tradisi Jawa dan Islam Masyarakat Sraturejo Bojonegoro. El Harakah Vol. 16 No.1.
Arisandi, Herman. 2015. buku pintar pemikiran tokoh-tokoh sosiologi dari kelasik sampai modern. Yogyakarta: ircisod.
Effendy, O.U. (1989). Kamus komunikasi. Mandar Maju.
Frimayanti, Imelda, Ade. 2017. Implementasi Pendidikan Nilai Dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam Vol.8 No.11.
Gloriani, Yusida. 2013. Kajian Nilai-Nilai Sosial dan Budaya pada Kakawihan Kaulinan Barudak Lembur Serta Implementasinya dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Multikultural. Lokabasa Vol.4 No.2.
Hermanto. (2011). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Bumi Aksara.
Huda, M. T. (2017). Harmoni sosial dalam tradisi sedekah bumi masyarakat Desa Pancur Bojonegoro. Religio: Jurnal Studi Agama-agama, 7(2),267 296. https://doi.org/10.15642/relig io.v7i2.753
Isyanti. 2007. Tradisi Merti Bumi Suatu Refleksi Masyarakat Agraris. Yogyakarta: Jantra
Isyanti. 2007. Tradisi Merti Bumi Suatu Refleksi Masyarakat Agraris. Yogyakarta: Jantra Mulyana. 2008. Aspek Religius Novel Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata. Tuah Talino Vol.15. No.1.
Jazuli, M. 2008. Paradigma Kontekstual Pendidikan Seni. Semarang. Unesa University Press.
Machmiyah, S. (2015). Interaksi simbolik santri Pondok Pesantren Al- amin Pabuaran Purwokerto. Informasi, 45(1) 25-32 https://journal.uny.ac.id/index.php/informasi/article/view/7767.
Muelder Eaton, Marcia. 2010. Persoalan-Persoalan Dasar Estetika. Terjemhan Embun Kenyowati Ekosiwi. Jakarta: Salemba Humanika.
Nurasmawi. 2021. Pengamalan Nilai Sosial Dan Pendidikan Keagamaan Pada Kehidupan Masyarakat Muslim Riau. Perspektif Pendidikan Dan Keguruan. Vol. XII No. 1.
Noor, Juliansyah. 2011. Metodologi Penelitian. Jakarta: Kencana Prenamedia Group.
Rachman, Maman. 2013. Pengembangan Pendidikan Karakter Berwawasan Konservasi NilaiNilai Sosial. Forum Sosial Vol. 40 No. 1.
Rahmawati, Isna. 2020. Peningkatan Nilai-Nilai Sosial Melalui Metode Permainan Dalam Pembelajaran Ips Di Mi Al Huda Boyolali. Al-Bidayah Vol. 2 No. 2.
Ratih, Dewi. 2019. Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Musalin Di Kecamatan Cimargagas Kabupaten Ciamis. Istoria Vol 15 No 1.
Rofiq, Ainur. 2019. Tradisi Slametan Jawa Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 15 No 2. 14
Saefullah, Muhammad. 2018. Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Pada Tradisi Nyadran Di Desatraji Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Jurnal Paramurobi Vol. 1 No.2.
Subqi, Imam. 2020. Nilai-Nilai Sosial-Religius Dalam Tradisi Meron di Masyarakat Gunung Kendeng Kebupaten Pati. Journal Of Social Studies Vol 1 No 2.
Sumintarsih. 2007. Dewi Sri dalam Tradisi Jawa. Yogyakarta: Jantra Sumarsih, Sri. 2007. Upacara Keduk Beji Sebuah Refleksi Kepercayaan Masyarakat terhadap Sendang Tawun. Yogyakarta: Patrawidya.
Thohir, Mudjahirin. 2007. Memahami Kebudayaan Teori, Metodologi, dan Aplikasi. Fasindo Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1988. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Warisno, Andi. 2017. Tradisi Tahlilan Upaya Menyambung Talisilaturahmi. Ri’ayah Vol. 02 No. 02. 10
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anti Kurnia Fitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.png)





